Runes of Magic Indonesia Problem

Semua gamers indonesia yang suka dengan genre MMORPG atau lebih spesifik lagi yang suka dengan gameplay World of Warcraft pasti 1 bulan ini telah mencoba memainkan Runes of Magic Indonesia. Tapi kalau saya berbeda karena saya sendiri belum pernah memainkan World of Warcraft dan jatuh cinta pertama kali kepada Runes of Magic pada saat saya memainkan versi Internationalnya. Beberapa minggu ini saya memainkan Runes of Magic Indonesia dari mulai mendirikan guild ” Chromatic”, melawan World Boss (Anselve, Lockface, Binpike, Aisha, Lockley, Angore ), dll. Basicly itu adalah waktu yang sangat fun di Runes of Magic Indonesia dimana satu guild harus secara kompak membuat Boss tersebut tepar. Tapi bukan ini yang akan saya tulis di post kali ini tetapi keluhan saya atau bisa dibilang kritikan terhadap Publisher Runes of Magic Indonesia yaitu PRODIGY.

PRODIGY sangat profesional dalam hal memberantas Cheat atau Bot ini bisa dilihat dari tanggapan yang cepat dari fungsi Report Problem. Tetapi kekurangan PRODIGY yang saya lihat ada beberapa point :

  • Event

  • Event bisa dibilang penting didalam sebuah game apa lagi ketika game tersebut baru memasuki tahap Open Beta. Event yang dilakukan PRODIGY menurut saya hanya untuk menarik perhatian Costumer baru tetapi PRODIGY tidak memikirkan bagaimana cara mempertahankan Costumer lama. Cukup banyak user level 40 keatas diluar guild saya yang bingung apa sih yang akan dilakukan atau bosan karena tidak bisa melakukan apa – apa dan akhirnya mereka pensiun.

  • Gear Up

  • Point ini juga berhubungan dengan point diatas, kenapa user level 40 keatas atau lebih spesifiknya level 50 bingung tidak bisa melakukan apa – apa kecuali keluar masuk NoM ataupun Pasper Karena percaya atau tidak Gear Up di Runes of Magic Indonesia 4x lebih susah dibandingkan Runes of Magic International karena harga Item Mall untuk Upgrade yang sangat – sangat mahal. Sebenarnya hal ini tidak jadi masalah kalau Ekonomi di RoM Indonesia berjalan dengan baik tetapi karena pemain di Runes of Magic masi 1/4 dari satu server di RoM Inter maka aliran pertukaran akan tersendat. Contoh saja beberapa teman saya yang sudah main di RoM Inter level 55 mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka farming disana level 50 satu hari bisa dapat 3 purified stone lebih tetapi di Indonesia hanya bisa mendapatkan 1 Purified dalam 1 hari itu saja karena faktor keberuntungan. Saya sendiri sudah menghitung berapa modal yang harus dikeluarkan sebuah Team Guild agar team tersebut bisa clear Instance diatas CL seperti KS, TT, hotto ataupun dungeon – dungeon yang akan datang jika hanya ingin memakai Item Mall langsung di Runes of Magic Indonesia. Team tersebut akan memerlukan setidaknya 1 knight dan 2 priest masing – masing orang harus merogoh dompet sebesar 2-3jt rupiah untuk mengupgrade 1 set Purified Equipment dan +6.

2 Hal tersebut sebenarnya saya tidak ingin mempermasalahkan karena di Chromatic sendiri hampir setiap anggota sudah bisa gear up walaupun pelan – pelan dan ada trik – trik khusus untuk Anggota guild saya. Tetapi jika PRODIGY tidak merubah hal tersebut saya yakin semakin lama akan banyak Player yang pensiun setidaknya PRODIGY harus memikirkan apa Ekonomi di Runes of Magic Indonesia lancar atau tidak agar bukan hanya player yang bermodal besar yang bisa mememainkan Content High Level di RoM tetapi juga Player yang hanya bermodal “Massa”.

Leave a Reply

You can post anonymously below. log in, or create an account to post
with a name and avatar and edit your comments.
Or you can fill your name, email Click Here

Please insert the signs in the image: